Corona dari Kabupaten Bekasi Meninggal di Tangerang

Pemerintah Kabupaten Bekasi mengkonfirmasi satu pasien meninggal yang diduga terinfeksi virus corona (Covid-19). Pasien tersebut meninggal saat menjalani perawatan di salah satu Rumah Sakit di Tangerang.

“(Satu orang meninggal) Suspect karena hasil lab belum kami terima sampai sekarang,” kata Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan catatan laman resmi informasi penyebaran virus corona di Kabupaten Bekasi, terdapat enam kasus positif corona di wilayah tersebut.

Dua pasien di antaranya telah dinyatakan meninggal. Sementara, dari kolom informasi yang sama, tertulis juga satu orang lainnya meninggal dengan keterangan ‘suspect’ atau terduga kasus corona.

Meski tak dapat merinci informasi tersebut, namun Alamsyah mengatakan bahwa pasien itu sehari-hari tinggal di Kabupaten Bekasi. Pasien tersebut terpaksa mendapat perawatan di salah satu rumah sakit di Tangerang karena penuhnya rumah sakit rujukan lain.

“Tinggal di Bekasi, meninggal di Tangerang,” kata dia. “Dalam kondisi sekarang ini kami mencari rumah sakit rujukan itu penuh di mana-mana,” ucap dia lagi.

Hal itupun, kata Alamsyah, termasuk 10 Rumah Sakit rujukan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi yang terdapat di wilayah tersebut.Berdasarkan catatan pikokabsi. setidaknya 93 orang dalam pemantauan (ODP). Dari jumlah tersebut, 78 dinyatakan dalam pemantauan, sementara 15 lainnya telah selesai menjalani proses pemantauan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may have missed